setiap anak dilahirkan diatas fitrah

Ketika dilahirkan, anak ibaratnya adalah sebuah kertas yang putih polos, belum tertulis dengan tinta warna apa pun. Orang tuanya lah yang kemudian membentuk anak tersebut.

Anak-anak yang shalih tidak terbentuk dengan begitu saja, namun dibutuhkan proses tarbiyyah, proses pendidikan dari kedua orang tuanya.

Di dalam Ash Shahihain dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

‎كُلُّ مَوْلُوْدٍ يُوْلَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ, فَأَبْوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ,أَوْ يُنَصِّرَانِهِ, أَوْ يُمَجِّسَانِهِ

“Setiap anak dilahirkan di atas fitrah. Kedua orang tuanyalah yang menjadikan dia Yahudi, Nasrani atau Majusi.”

Jadi pihak yang paling berperan penting dalam membentuk karakter si anak, apakah dia akan menjadi anak yang shalih atau tidak adalah kedua orang tuanya.